DOC_142. Yang Dimaksud Perampok Dalam Untaian Kata Hikmah
Ahmad Muflih Tegal
10 Januari 2015 pukul 22:25
Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.
Mohon Bimbingan maksud RAMPOK berikut :
ﻭﻋﻦ ﺑﻌﺾ ﺍﻟﺤﻜﻤﺎﺀ ﻳﺴﺘﻘﺒﻞ ﺇﺑﻦ ﺁﺩﻡ ﺃﺭﺑﻊ ﻧﻬﺒﺎﺕ ﻳﻨﺘﻬﺐ ﻣﻠﻚ ﺍﻟﻤﻮﺕ ﺭﻭﺣﻪ ﻭﻳﻨﺘﻬﺐ ﺍﻟﻮﺭﺛﺔ ﻣﺎﻟﻪ ﻭﻳﻨﺘﻬﺐ ﺍﻟﺪﻭﺩ ﺟﺴﻤﻪ ﻭﺑﻨﻬﺐ ﺍﻟﺨﺼﻤﺎﺀ ﻋﻤﻠﻪ
~~~~~~~~~
JAWABAN
Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh.
الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ
Siapakah yang dimaksud “Perampok” dalam maqalah dari sebagian Ulama’ ahli hikmah tersebut diatas?
Istilah “Perampok” yang dipaparkan oleh sebagian Ulama’ ahli hikmah merupakan bagian dari majaz. Penyebutan istilah “Perampok” tidak bermaksud penyamaan dari aspek esensinya melainkan dari aspek karakter, tempat atau waktunya. Maka yang dimaksud dengan istilah “Perampok” dalam maqalah tersebut adalah sebagai berikut:
Akan datang empat macam “Perampok” pada setiap anak cucu Adam:
- Malaikat maut yang akan merampok ruhnya. Jika anak adam telah sampai pada ajalnya, maka malaikat maut akan datang menjemput ruh ditubuhnya, dia tak akan peduli walau anak adam memohon untuk menangguhkannya, karna yang ia ta'ati adalah Rabbnya.
- Ahli waris yang akan merampok hartanya. Jika anak adam telah meninggal dunia, maka suka atau tidak, harta yang semasa hidupnya dikumpulkan akan segera dibagikan terhadap ahli warisnya bahkan jika ia meninggalkan ahli waris yang tidak shalih, maka harta yang ditinggalkan akan menjadi bahan perebutan yang menimbulkan pertikaian diantara mereka.
- Belatung yang akan merampok jasadnya. Ketika jasad anak adam itu telah terkubur, maka rela atau tidak, semua jasadnya dari kulit bagian luar hingga kulit bagian dalam hanya akan menjadi makanan belatung dan cacing tanah.
- Musuh akan merampok amalnya. Jika perjalanan panjang anak Adam telah sampai di Padang Mahsyar, semua amalnya ditimbang, maka musuhnya akan merampas amalnya karena ketika didunia, ia tidak menyelesaikannya secara syar'i.
Jika amal shalih tak lagi tersisa dalam catatannya, maka amal buruk musuhnya akan ditambahkan kepadanya.
(Dijawab oleh al Ustadz Ibnu Hasyim Alwi, al Ustadz Ro Fie dan al Ustadz Brojol Gemblung)
Paparan tersebut diatas telah disepakati oleh segenap anggota musyawirin Majelis Ta’lim Tanh Merah (MTTM). Wallahu a’lam bis shawab.
=========
MUSYAWIRIN:
Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)
MUSHAHIH:
- Al-Ustadz Brojol Gemblung
- Al-Ustadz Wes Qie
- Al-Ustadz Abdul Malik
- Al-Ustadz Ro Fie
- Al-Ustadz Moh Ilhamudin
- Al-Ustadz Imam Al-Bukhori
- Al-Ustadz Abdulloh Salam
(Link Diskusi: https://www.facebook.com/groups/MTTM1/permalink/1577669675779920/)

Komentar
Posting Komentar