DOC_101. Hukum Menunda Proses Pemakaman Jenazah Yang Meninggal Malam Hari
22 november 2014
Assalamu alaikum
semisal ada mayat mati malam hari dan
penguburan di tunda. Pada siang hari
bagaimana? Hukumnya boleh/tidak pak ust
Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh.
الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَه
Semisal ada orang yang meniggal pada malam hari lalu dimakamkan pada siang hari. Bagaimanakah hukum menunda proses pemakaman seperti dalam kasus tersebut diatas?
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضي الله عنه - عَنِ اَلنَّبِيِّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ: " أَسْرِعُوا بِالْجَنَازَةِ, فَإِنْ تَكُ صَالِحَةً فَخَيْرٌ تُقَدِّمُونَهَا إِلَيْهِ, وَإِنْ تَكُ سِوَى ذَلِكَ فَشَرٌّ تَضَعُونَهُ عَنْ رِقَابِكُمْ " مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
Dari Abi Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Bergegaslah dalam pengurusan jenazah karena jika jenazah itu baik, maka sudah selayaknya kalian mempercepatnya menuju kebaikan. Sedang jika jenazah tidak demikian (tidak baik), maka keburukanlah yang kalian letakkan dileher-leher kalian."
Itulah salah satu landasan hukum dianjurkannya untuk bersegera dalam merawat jenazah termasuk proses pemakaman dan masih banyak lagi hadits yang lain. Maka berdasar hadits tersebut diatas, Ulama’ Fiqh menyatakan bahwa hukum menyegerakan proses pemakaman jenazah adalah sunnah, namun diperbolehkan menunda proses pemakaman dengan ketentuan-ketentuan yang dibenarkan oleh syara’. Syaikh Syihabuddin al-Qulyubi dan Syaikh al-Amirah menegaskan bahwa disunnahkannya menyegerakan proses pemakaman tersebut apabila jenazah meninggal pada siang hari, sebab melaksanakan proses pemakaman pada siang hari adalah sunnah. Apabila jenazah meninggal pada malam hari, maka disunnahkan untuk menunda proses pemakaman hingga siang hari kecuali ada kehawatiran kondisi mayat akan berubah, maka tidak disunnahkan menunda proses pemakaman hingga siang hari. Wallahu a’lam bis shawab.
Dasar pengambilan (1) oleh @ al-Ustadz Ro Fie:
قَوْلُهُ : ( الْمُسْتَحَبُّ أَنْ يُدْفَنَ نَهَارًا ) فَيُنْدَبُ أَنْ يُؤَخَّرَ مَنْ مَاتَ لَيْلًا إلَّا لِعُذْرٍ كَتَغَيُّرٍ ، وَذَكَرَ عِبَارَةَ الرَّوْضَةِ لِمَا فِيهَا مِنْ الدَّلِيلِ عَلَى تَأْوِيلِهِ الَّذِي ذَكَرَهُ
حاشيتا قليوبي - وعميرة * (4/ 499)
Dasar pengambilan (2) oleh @ al-Ustadz Preman Berr Tasbih:
( ويسرع بها ) ندبا لخبر الصحيحين أسرعوا بالجنازة فإن تك صالحة فخير تقدمونها إليه وإن تك سوى ذلك فشر تضعونه عن رقابكم
هذا ( إن لم يخف تغيره ) أي الميت بالإسراع وإلا فيتأنى به
والإسراع فوق المشي المعتاد ودون الخبب لئلا تنقطع الضعفاء فإن خيف تغيره بالتأني زيد في الإسراع
مغني المحتاج - (ج 1 / ص 340)
Dasar pengambilan (3) oleh @ al-Ustadz Jojo Finger-looser ItmyLife:
فَيُبَادَرُ بِهِ نَدْبًا إكْرَامًا له وَلِخَبَرِ الصَّحِيحَيْنِ أَسْرِعُوا بِالْجِنَازَةِ فإن تَكُ صَالِحَةً فَخَيْرٌ تُقَدِّمُونَهَا إلَيْهِ وَإِنْ تَكُ سِوَى ذلك فَشَرٌّ تَضَعُونَهُ عن رِقَابِكُمْ
أسنى المطالب في شرح روض الطالب - (ج 1 / ص 298)
Dasar pengambilan (4) oleh @ al-Ustadz Imam Al-Bukhori:
وَيُسْتَحَبُّ الدَّفْنُ نَهَارًا لِسُهُولَةِ الِاجْتِمَاعِ وَالْوَضْعِ في الْقَبْرِ نعم إنْ خُشِيَ تَغَيُّرُهُ فَلَا يُسْتَحَبُّ تَأْخِيرُهُ لِيُدْفَنَ نَهَارًا
أسنى المطالب في شرح روض الطالب - (ج 1 / ص 333)
Referensi:
=========
MUSYAWWIRIN:
Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)
MUSHAHIH:
PERUMUS: Ibnu Malik
(Link Diskusi: https://www.facebook.com/groups/MTTM1/permalink/1559044560975765/?hc_location=ufi)
Assalamu alaikum
semisal ada mayat mati malam hari dan
penguburan di tunda. Pada siang hari
bagaimana? Hukumnya boleh/tidak pak ust
~~~~~~~~~
JAWABAN:
Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh.
الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَه
Semisal ada orang yang meniggal pada malam hari lalu dimakamkan pada siang hari. Bagaimanakah hukum menunda proses pemakaman seperti dalam kasus tersebut diatas?
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضي الله عنه - عَنِ اَلنَّبِيِّ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ: " أَسْرِعُوا بِالْجَنَازَةِ, فَإِنْ تَكُ صَالِحَةً فَخَيْرٌ تُقَدِّمُونَهَا إِلَيْهِ, وَإِنْ تَكُ سِوَى ذَلِكَ فَشَرٌّ تَضَعُونَهُ عَنْ رِقَابِكُمْ " مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ
Dari Abi Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Bergegaslah dalam pengurusan jenazah karena jika jenazah itu baik, maka sudah selayaknya kalian mempercepatnya menuju kebaikan. Sedang jika jenazah tidak demikian (tidak baik), maka keburukanlah yang kalian letakkan dileher-leher kalian."
Itulah salah satu landasan hukum dianjurkannya untuk bersegera dalam merawat jenazah termasuk proses pemakaman dan masih banyak lagi hadits yang lain. Maka berdasar hadits tersebut diatas, Ulama’ Fiqh menyatakan bahwa hukum menyegerakan proses pemakaman jenazah adalah sunnah, namun diperbolehkan menunda proses pemakaman dengan ketentuan-ketentuan yang dibenarkan oleh syara’. Syaikh Syihabuddin al-Qulyubi dan Syaikh al-Amirah menegaskan bahwa disunnahkannya menyegerakan proses pemakaman tersebut apabila jenazah meninggal pada siang hari, sebab melaksanakan proses pemakaman pada siang hari adalah sunnah. Apabila jenazah meninggal pada malam hari, maka disunnahkan untuk menunda proses pemakaman hingga siang hari kecuali ada kehawatiran kondisi mayat akan berubah, maka tidak disunnahkan menunda proses pemakaman hingga siang hari. Wallahu a’lam bis shawab.
Dasar pengambilan (1) oleh @ al-Ustadz Ro Fie:
قَوْلُهُ : ( الْمُسْتَحَبُّ أَنْ يُدْفَنَ نَهَارًا ) فَيُنْدَبُ أَنْ يُؤَخَّرَ مَنْ مَاتَ لَيْلًا إلَّا لِعُذْرٍ كَتَغَيُّرٍ ، وَذَكَرَ عِبَارَةَ الرَّوْضَةِ لِمَا فِيهَا مِنْ الدَّلِيلِ عَلَى تَأْوِيلِهِ الَّذِي ذَكَرَهُ
حاشيتا قليوبي - وعميرة * (4/ 499)
Dasar pengambilan (2) oleh @ al-Ustadz Preman Berr Tasbih:
( ويسرع بها ) ندبا لخبر الصحيحين أسرعوا بالجنازة فإن تك صالحة فخير تقدمونها إليه وإن تك سوى ذلك فشر تضعونه عن رقابكم
هذا ( إن لم يخف تغيره ) أي الميت بالإسراع وإلا فيتأنى به
والإسراع فوق المشي المعتاد ودون الخبب لئلا تنقطع الضعفاء فإن خيف تغيره بالتأني زيد في الإسراع
مغني المحتاج - (ج 1 / ص 340)
Dasar pengambilan (3) oleh @ al-Ustadz Jojo Finger-looser ItmyLife:
فَيُبَادَرُ بِهِ نَدْبًا إكْرَامًا له وَلِخَبَرِ الصَّحِيحَيْنِ أَسْرِعُوا بِالْجِنَازَةِ فإن تَكُ صَالِحَةً فَخَيْرٌ تُقَدِّمُونَهَا إلَيْهِ وَإِنْ تَكُ سِوَى ذلك فَشَرٌّ تَضَعُونَهُ عن رِقَابِكُمْ
أسنى المطالب في شرح روض الطالب - (ج 1 / ص 298)
Dasar pengambilan (4) oleh @ al-Ustadz Imam Al-Bukhori:
وَيُسْتَحَبُّ الدَّفْنُ نَهَارًا لِسُهُولَةِ الِاجْتِمَاعِ وَالْوَضْعِ في الْقَبْرِ نعم إنْ خُشِيَ تَغَيُّرُهُ فَلَا يُسْتَحَبُّ تَأْخِيرُهُ لِيُدْفَنَ نَهَارًا
أسنى المطالب في شرح روض الطالب - (ج 1 / ص 333)
Referensi:
- Hasyiyah Al-Qulyubi Wa ‘Amirah. IV/ 499
- Mughni Al-Muhtaj. I/ 340
- Asna Al-Mathalib. I/ 298
- Asnal Mathalib. I/ 333
=========
MUSYAWWIRIN:
Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)
MUSHAHIH:
- Al-Ustadz Brojol Gemblung
- Al-Ustadz Wes Qie
- Al-Ustadz Abdul Malik
- Al-Ustadz Ro Fie
- Al-Ustadz Moh Ilhamudin
- Al-Ustadz Imam Al-Bukhori
- Al-Ustadz Abdulloh Salam
PERUMUS: Ibnu Malik
(Link Diskusi: https://www.facebook.com/groups/MTTM1/permalink/1559044560975765/?hc_location=ufi)

Komentar
Posting Komentar