DOC_131. Perbedaan "Al-Lamsu" Dan "Al-Massu"
Simfoni Hitam
26 Desember 2014 pukul 0:34
assalaam alaikum wr wb.
Apa perbedaan antara LAMSU dg MASSU?afwan
~~~~~~~~~
JAWABAN:
Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh.
الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ
Apakah perbedaan antara "al-Lamsu" dan "al-Massu" yang mana kedua lafadz tersebut memilik arti yang sama, yaitu menyentuh?
Adapun perbedaan antara "al-Lamsu" dan "al-Massu" adalah seperti yang telah diuraikan Ulama’ ahli Fiqh diantaranya Imam Muhammad bin ‘Amr bin Ali bin Nawawi al-Jawi di dalam kitabnya (Nihayah al-Zain) yang menyatakan "Ketahuilah bahwa "al-Lamsu" berbeda dengan "al-Massu" dalam tujuh hal, yaitu:
- "al-Lamsu" adalah menyentuh dengan apapun dari anggota tubuh (tidak husus dengan telapak tangan). Sedang "al-Massu" adalah memegang dengan telapak tangan.
- "al-Lamsu" adalah sentuhan antara dua orang berlainan jenis. Sedang "al-Massu" adalah dapat terjadi antara dua orang sesama jenis.
- "al-Lamsu" adalah menyentuh setiap bagian kulit dari anggota tubuh termasuk anggota tubuh yang terputus, maka menyentuhnya adalah tidak membatalkan wudlu’ apabila dari sesama jenis. Sedang "al-Massu" adalah memegang farji termasuk farji yang terputus, maka memegangnya adalah membatalkan wudlu’.
- "al-Lamsu" adalah sentuhan yang dapat membatalkan wudlu’nya orang yang menyentuh dan orang yang disentuh. Sedang "al-Massu" hanya membatalkan wudlu’nya orang yang menyentuh.
- "al-Lamsu" adalah menyentuh setiap bagian kulit dari anggota tubuh termasuk anggota tubuh saudara mahram, maka menyentuhnya tidak membatalkan wudlu’. Sedang "al-Massu" adalah husus menyentuh farji termasuk farji saudara mahram, maka menyentuhnya membatalkan wudlu’.
- "al-Lamsu" adalah menyentuh orang yang telah mencapai batas usia yang dapat menimbulkan birahi. Sedang "al-Massu" adalah menyentuh orang yang belum mencapai batas usia yang dapat menimbulkan birahi.
- "al-Lamsu" adalah sentuhan yang terjadi antara dua orang. Sedang "al-Massu" tidak harus terjadi antara dua orang seperti menyentuh farjinya sendiri. Wallahu a’lam bis shawab.
Dasar pengambilan (1) oleh @ al-Ustadz Imam Al-Bukhori:
واعلم أن اللمس يفارق المس في سبعة أمور أحدهما أن اللمس لا يختص بعضو بخلاف المس فإنه يختص ببطن كف
ثانيها أنه لا بد في اللمس من اختلاف الجنس بخلاف المس
ثالثها أن الفرج المبان ينقض مسه على ما تقدم بخلاف العضو المبان لا ينقض لمسه
رابعها أن اللمس ينقض وضوء اللامس والملموس بخلاف المس فإنه عند اتحاد الجنس لا ينقض إلا وضوء الماس
خامسها أن مس فرج المحرم ناقض بخلاف لمسها
سادسها اشتراط بلوغ حد الشهوة في اللمس دون المس
سابعها أن اللمس لا بد فيه من التعدد بخلاف المس فإنه يحصل بمس فرج نفسه
نهاية الزين - (ج 1 / ص 27)
Dasar pengambilan (2) oleh @ al-Ustadz Imam Al-Bukhori:
واعلم أن اللمس يخالف المس في أمور منها أن اللمس لا يكون إلا بين شخصين والمس لا يشترط فيه ذلك
ومنها أن اللمس شرطه اختلاف النوع والمس لا يشترط فيه ذلك
ومنها أن اللمس يكون بأي موضع من البشرة بباطن الكف ومنها أن اللمس يكون في أي موضع من البشرة والمس لا يكون إلا في الفرج خاصة ومنها أنه في اللمس ينتقض وضوء اللامس والملموس وفي المس يختص بالماس من حيث المس
إعانة الطالبين - (ج 1 / ص 64)
Daftar Pustaka:
- Nihayah al-Zain. I/ 27
- I'anah al-Thalibin. I/ 64
MUSYAWIRIN:
Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)
MUSHAHIH:
- Al-Ustadz Brojol Gemblung
- Al-Ustadz Wes Qie
- Al-Ustadz Abdul Malik
- Al-Ustadz Ro Fie
- Al-Ustadz Moh Ilhamudin
- Al-Ustadz Imam Al-Bukhori
- Al-Ustadz Abdulloh Salam
(Link Diskusi: https://www.facebook.com/groups/MTTM1/permalink/1571786729701548/?hc_location=ufi)

Komentar
Posting Komentar