DOC_144. Pendapat Yang Menyatakan Bahwa Madzi Adalah Suci


Sunde Pati
16 Januari 2015 pukul 5:12

Assalamu alaikum
Madzi adalah najis,dan dimakfu saat senggama yg halal,
Tlg carikan pendapat yg mengatakan bahwa madzi adalah suci

~~~~~~~~~

JAWABAN

Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh

الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ

Tolong carikan pendapat yang mengatakan bahwamadzi adalah suci.

Pada DOC MTTM yang lain, dengan tema Hukum Dan Perbedaan Antara Madzi Wadi Dan Mani, segenap anggota musyawirin MTTM telah sedikit mengulas tentang perbedaan antara madzi, wadzi dan mani. Dan seperti yang telah diuraikan bahwa madzi adalah cairan putih lembut dan licin yang keluar pada permulaan bergejolaknya birahi. Madzi adalah istilah untuk laki-laki, sedang untuk perempuan dinamakan Qudza. Hukum madzi adalah najis dan membatalkan wudlu’ namun tidak mewajibkan mandi menurut Ulama’ dari kalangan madzhab Syafi’i. Namun sebagian Ulama’ dari kalangan madzhab Hambali menyatakan bahwa madzi adalah suci. Pendapat ini merupakan pendapat yang dipilih oleh Imam Abi Hafsh al Barmaki (Ulama’ dari kalangan madzhab Hambali). Imam Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad bin Idris bin Abdullah bin Hayyan bin Abdullah bin Anas bin ‘Auf bin Qasith bin Mazin bin Syaiban bin Dzuhl bin Tsa‘labah al Dzuhli al Syaibaniy yang lebih popular dengan sebutan Imam Hambali d idalam riwayat Muhammad bin al Hakam menuturkan bahwa beliau pernah bertanya kepada Abu Abdillah tentang mana yang lebih kuat antara madzi dan mani?, beliau menjawab, keduanya (madzi dan mani) adalah sama yang tidak keluar melalui saluran kencing, melainkan dari tulang punggung dan tulang dada. Ibnu Abbas juga menambahkan bahwa keduanya sama dengan ludah dan ingus. Hal senada juga dikemukakan oleh Ibnu Aqil, beliau menyatakan bahwa madzi merupakan bagian dari mani karena keduanya keluar pada saat memuncaknya syahwat. Wallahu a’lam bis shawab.

Dasar pengambilan (1) oleh @ al-Ustadz Wong Gendeng:

وروي عن أحمد رحمه الله أنه بمنزلة المني قال في رواية محمد بن الحكم إنه سأل أبا عبد الله عن المذي أشد أو المني ؟ قال : هما سواء ليسا من مخرج البول إنما هما من الصلب والترائب كما قال ابن عباس هو عندي بمنزل البصاق والمخاط وذكر ابن عقيل نحو هذا وعلل بأن المذي جزء من المني لأن سببهما جميعا الشهوة ولأنه خارج تحلله الشهوة أشبه المني
المغني - (ج 1 / ص 767)

Dasar pengambilan (2) oleh @ al-Ustadz Wong Gendeng:

وعن أحمد رواية : أن المذي طاهر كالمني .
وهي اختيار أبي حفص البرمكي من أصحابنا ، أوجب مع ذَلِكَ نضحه تعبداً .
فتح الباري ـ لابن رجب - (ج 1 / ص 306)

Dasar pengambilan (3) oleh @ al-Ustadz Farid Muzakki:

ﻭﺧﺮﺝ ﺍﺑﻦ ﻋﻘﻴﻞ ﺍﻟﺤﻨﺒﻠﻲ ﻣﻦ ﻗﻮﻝ ﺑﻌﻀﻬﻢ : ﺇﻥ ﺍﻟﻤﺬﻱ ﻣﻦ ﺃﺟﺰﺍﺀ ﺍﻟﻤﻨﻲ ﺭﻭﺍﻳﺔ ﺑﻄﻬﺎﺭﺗﻪ ، ﻭﺗﻌﻘﺐ ﺑﺄﻧﻪ ﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﻣﻨﻴﺎ ﻟﻮﺟﺐ ﺍﻟﻐﺴﻞ ﻣﻨﻪ ﻭﺍﺳﺘﺪﻝ ﺑﻪ ﻋﻠﻰ ﻭﺟﻮﺏ ﺍﻟﻮﺿﻮﺀ ﻋﻠﻰ ﻣﻦ ﺑﻪ ﺳﻠﺲ ﺍﻟﻤﺬﻱ ;

ﻟﻸﻣﺮ ﺑﺎﻟﻮﺿﻮﺀ ﻣﻊ ﺍﻟﻮﺻﻒ ﺑﺼﻴﻐﺔ ﺍﻟﻤﺒﺎﻟﻐﺔ ﺍﻟﺪﺍﻟﺔ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻜﺜﺮﺓ ﻭﺗﻌﻘﺒﻪ ﺍﺑﻦ ﺩﻗﻴﻖ ﺍﻟﻌﻴﺪ ﺑﺄﻥ ﺍﻟﻜﺜﺮﺓ ﻫﻨﺎ ﻧﺎﺷﺌﺔ ﻋﻦ ﻏﻠﺒﺔ ﺍﻟﺸﻬﻮﺓ ﻣﻊ ﺻﺤﺔ ﺍﻟﺠﺴﺪ ﺑﺨﻼﻑ ﺻﺎﺣﺐ ﺍﻟﺴﻠﺲ ﻓﺈﻧﻪ ﻳﻨﺸﺄ ﻋﻦ ﻋﻠﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﺴﺪ ﻭﻳﻤﻜﻦ ﺃﻥ ﻳﻘﺎﻝ : ﺃﻣﺮ ﺍﻟﺸﺎﺭﻉ ﺑﺎﻟﻮﺿﻮﺀ ﻣﻨﻪ ﻭﻟﻢ ﻳﺴﺘﻔﺼﻞ ﻓﺪﻝ ﻋﻠﻰ ﻋﻤﻮﻡ ﺍﻟﺤﻜﻢ ﻭﺍﺳﺘﺪﻝ ﺑﻪ ﻋﻠﻰ ﻗﺒﻮﻝ ﺧﺒﺮ ﺍﻟﻮﺍﺣﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺟﻮﺍﺯ ﺍﻻﻋﺘﻤﺎﺩ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺨﺒﺮ ﺍﻟﻤﻈﻨﻮﻥ ﻣﻊ ﺍﻟﻘﺪﺭﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﻘﻄﻮﻉ ﻭﻓﻴﻬﻤﺎ ﻧﻈﺮ ﻟﻤﺎ ﻗﺪﻣﻨﺎﻩ ﻣﻦ ﺃﻥ ﺍﻟﺴﺆﺍﻝ ﻛﺎﻥ ﺑﺤﻀﺮﺓ ﻋﻠﻲ ﺛﻢ ﻟﻮ ﺻﺢ ﺃﻥ ﺍﻟﺴﺆﺍﻝ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﻏﻴﺒﺘﻪ ﻟﻢ ﻳﻜﻦ ﺩﻟﻴﻼ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﺪﻋﻰ ﻻﺣﺘﻤﺎﻝ ﻭﺟﻮﺩ ﺍﻟﻘﺮﺍﺋﻦ ﺍﻟﺘﻲ ﺗﺤﻒ ﺍﻟﺨﺒﺮ ﻓﺘﺮﻗﻴﻪ ﻋﻦ ﺍﻟﻈﻦ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻘﻄﻊ ﻗﺎﻟﻪ ﺍﻟﻘﺎﺿﻲ ﻋﻴﺎﺽ

ﻓﺘﺢ ﺍﻟﺒﺎﺭﻱ ﺷﺮﺡ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ

(Link Kitab: http://www.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Flibrary.islamweb.net%2Fnewlibrary%2Fdisplay_book.php%3Fidfrom%3D526%26idto%3D527%26bk_no%3D52%26ID%3D188&h=JAQGldeJm)

Daftar Pustaka:
  1. Al Mughni. I/ 767
  2. Fath al Bari Li Ibni Rajab. I/ 306
  3. Fath al Bari Syarh Shahih al Bukhari.
=========

MUSYAWIRIN:
Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)

MUSHAHIH:
  1. Al-Ustadz Brojol Gemblung
  2. Al-Ustadz Wes Qie
  3. Al-Ustadz Abdul Malik
  4. Al-Ustadz Ro Fie
  5. Al-Ustadz Moh Ilhamudin
  6. Al-Ustadz Imam Al-Bukhori
  7. Al-Ustadz Abdulloh Salam
PERUMUS: Ibnu Malik

(Link Diskusi: https://www.facebook.com/groups/MTTM1/permalink/1579305332283021/)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DOC_142. Yang Dimaksud Perampok Dalam Untaian Kata Hikmah

DOC_99. Hukum Istri Menolak Ajakan Suami Berhubungan Intim

Hukum Mengganti Nama