DOC-236. Hukum Pernikahan Dengan Saksi Yang Tidak Mengerti Arti Akad Nikah
Ifas Irama
20 Oktober 2014
Assamu'alaikum..?bgmn hukumx saksi akad nikah yg g tau artix..?wassalam...
=========
JAWABAN
Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh
الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ
Bagaimanakah hukum pernikahan yang disaksikan oleh orang yang tidak mengerti artinya?
Imam Ibnu Qasi al-Ghazi di dalam kitabnya (al-Bajuri) menyatakan bahwa diantara syarat dua orang yang menjadi saksi adalah:
Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibary juga menyatakan bahwa pernikahan menggunakan terjemah dari salah satu dua kata (tazawwajtuha dan ankahtuha) menggunakan bahasa apapun walaupun dari orang yang mampu menggunakan bahasa Arab dengan baik adalah sah. Namun disyaratkan untuk mendatangkan penterjemah untuk menjelaskan bahasa yang mereka pergunakan. Hal yang semacam ini diperbolehkan jika antara dua orang yang melakukan akad memahami antara satu dengan yang lain juga dapat dipahami oleh dua orang saksi. Al-Malibari juga mengutip pernyataan Imam al-Taki al-Subuki di dalam kitab "Syarh al-Minhaj" yang menyatakan bahwa jika penghuni sebuah daerah sepakat menggunakan sebuah kata dalam sebuah prosesi pernikahan tanpa menjelaskan terjemahnya, maka tidak sah. Al-Malibari menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan terjemah adalah terjemah tentang arti nikah secara bahasa yang berarti berkumpul. Maka tidak sah sebuah prosesi pernikahan menggunakan bahasa yang tidak menunjukkan terhadap arti nikah secara bahasa (berkumpul, bersetubuh) walaupun kata tersebut populer dipergunakan untuk pernikahan sebagaimana yang telah difatwakan oleh guru kami al-Zamzami. Jika seorang penghulu menikahkan dengan menggunakan bahasa Arab terhadap orang yang tidak berkebangsaan Arab (ajami) yang tidak mengerti arti secara lafadz namun ia tau bahwa kata tersebut dipergunakan untuk prosesi akad nikah, maka hukumnya sah, sebagaimana yang telah difatwakan oleh guru kami juga Syaikh ‘Athiyah.
Prof. Dr. Wahbah al-Zuhaili juga menegaskan bahwa mayoritas Ulama’ ahli Fiqh sepakat bahwa orang ajam (bukan orang Arab) yang tidak mampu mengucapkan bahasa Arab sah melaksanakan akad nikah menggunakan bahasanya sendiri yang ia pahami, karena yang menjadi pertimbangan dalam aqad adalah ma’na, juga karena orang yang tidak mampu berbahasa Arab itu seperti halnya orang gagu. Dengan demikian ia harus menggunakan ma’na pernikahan dengan bahasanya yang sekira mengandung ma’na lafadz Arab.
Dengan demikian, dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa hukum prosesi akad nikah yang disaksikan oleh saksi yang tidak mengerti arti secara redaksi, namun ia tau bahwa kalimat tersebut dipergunakan untuk akad nikah adalah sah. Wallahu a'lam bis shawab.
Dasar pengambilan (1) oleh Al-Ustadz Ibnu Malik:
من شروط الشاهدين السمع والبصر والنطق والضبط ومعرفة لسان العاقدين وعدم التعيين للولاية
حاشية الباجوري ج ٢ ص ١٠٢
Dasar pengambilan (2) oleh Al-Ustadz Jojo Finger-looser ItmyLife:
وشروط الصيغة كشروطها في البيع, وكونها بصريح مشتق نكاح أو تزويج ولو بغير العربية حيث فهمها العاقدان والشاهدان ولو مع القدرة على العربية.
حاشية الباجوري ج ٢ ص197
Dasar pengambilan (3) oleh Al-Ustadz Jojo Finger-looser ItmyLife:
( وصح ) النكاح ( بترجمة ) أي ترجمة أحد اللفظين بأي لغة ولو ممن يحسن العربية لكن يشترط أن يأتي بما يعده أهل تلك اللغة صريحا في لغتهم
هذا إن فهم كل كلام نفسه وكلام الآخر والشاهدان
وقال العلامة التقي السبكي في شرح المنهاج ولو تواطأ أهل قطر على لفظ في إرادة النكاح من غير صريح ترجمته لم ينعقد النكاح به
انتهى
والمراد بالترجمة ترجمة معناه اللغوي كالضم فلا ينعقد بألفاظ اشتهرت في بعض الأقطار للإنكاح كما أفتى به شيخنا المحقق الزمزمي ولو عقد القاضي النكاح بالصيغة العربية لعجمي لا يعرف معناها الأصلي بل يعرف أنها موضوعة لعقد النكاح صح كذا أفتى به شيخنا والشيخ عطية
فتح المعين - (ج 3 / ص 276)
Dasar pengambilan (3) oleh Al-Ustadz Abdulloh Salam:
قوله: ولو عقد القاضي النكاح بالصيغة العربية) أي عبر عن النكاح بالصيغة العربية لا العجمية.
وقوله لعجمي، متعلق بعقد.
وقوله لا يعرف: أي ذلك العجمي.
وقوله معناها: أي معنى الصيغة العربية، وقوله الاصلي: الذي يظهر أن المراد به اللغوي، لا الشرعي، الذي هو إنشاء الايجاب أو القبول، وإلا لما صح قوله بعد بل يعرف أنها موضوعة لعقد النكاح، لان المراد بعقد النكاح الايجاب والقبول، فإذا عرفه عرف المعنى الشرعي فحينئذ
لا يصح قوله لم يعرف معناها الاصلي - أي الشرعي – فتنبه
حاشية إعانة الطالبين - (ج 3 / ص 319)
Dasar pengambilan (4) oleh Al-Ustadz Preman Berr Tasbih:
الألفاظ غير العربية: اتفق أكثر الفقهاء على أن الأجنبي غير العربي العاجز عن النطق بالعربية يصح انعقاد زواجه بلغته التي يفهمها ويتكلم بها؛ لأن العبرة في العقود للمعاني، ولأنه عاجز عن العربية، فسقط عنه النطق بالعربية كالأخرس. وعليه أن يأتي بمعنى التزويج أو الإنكاح بلسانه، بحيث يشتمل على معنى اللفظ العربي.
الفقه الإسلامي وأدلته - (ج 9 / ص 34)
Daftar Pustaka:
MUSYAWIRIN:
Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)
MUSHAHIH:
(Link Diskusi: https://www.facebook.com/groups/MTTM1/permalink/1548228605390694/?hc_location=ufi)
20 Oktober 2014
Assamu'alaikum..?bgmn hukumx saksi akad nikah yg g tau artix..?wassalam...
=========
JAWABAN
Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh
الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ
Bagaimanakah hukum pernikahan yang disaksikan oleh orang yang tidak mengerti artinya?
Imam Ibnu Qasi al-Ghazi di dalam kitabnya (al-Bajuri) menyatakan bahwa diantara syarat dua orang yang menjadi saksi adalah:
- Dapat mendengar.
- Dapat melihat.
- Dapat berbicara.
- Tidak pelupa.
- Mengetahui lisan dua orang yang sedang melaksanakan ijab qabul.
- Tidak menjadi wali nikah.
Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz al-Malibary juga menyatakan bahwa pernikahan menggunakan terjemah dari salah satu dua kata (tazawwajtuha dan ankahtuha) menggunakan bahasa apapun walaupun dari orang yang mampu menggunakan bahasa Arab dengan baik adalah sah. Namun disyaratkan untuk mendatangkan penterjemah untuk menjelaskan bahasa yang mereka pergunakan. Hal yang semacam ini diperbolehkan jika antara dua orang yang melakukan akad memahami antara satu dengan yang lain juga dapat dipahami oleh dua orang saksi. Al-Malibari juga mengutip pernyataan Imam al-Taki al-Subuki di dalam kitab "Syarh al-Minhaj" yang menyatakan bahwa jika penghuni sebuah daerah sepakat menggunakan sebuah kata dalam sebuah prosesi pernikahan tanpa menjelaskan terjemahnya, maka tidak sah. Al-Malibari menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan terjemah adalah terjemah tentang arti nikah secara bahasa yang berarti berkumpul. Maka tidak sah sebuah prosesi pernikahan menggunakan bahasa yang tidak menunjukkan terhadap arti nikah secara bahasa (berkumpul, bersetubuh) walaupun kata tersebut populer dipergunakan untuk pernikahan sebagaimana yang telah difatwakan oleh guru kami al-Zamzami. Jika seorang penghulu menikahkan dengan menggunakan bahasa Arab terhadap orang yang tidak berkebangsaan Arab (ajami) yang tidak mengerti arti secara lafadz namun ia tau bahwa kata tersebut dipergunakan untuk prosesi akad nikah, maka hukumnya sah, sebagaimana yang telah difatwakan oleh guru kami juga Syaikh ‘Athiyah.
Prof. Dr. Wahbah al-Zuhaili juga menegaskan bahwa mayoritas Ulama’ ahli Fiqh sepakat bahwa orang ajam (bukan orang Arab) yang tidak mampu mengucapkan bahasa Arab sah melaksanakan akad nikah menggunakan bahasanya sendiri yang ia pahami, karena yang menjadi pertimbangan dalam aqad adalah ma’na, juga karena orang yang tidak mampu berbahasa Arab itu seperti halnya orang gagu. Dengan demikian ia harus menggunakan ma’na pernikahan dengan bahasanya yang sekira mengandung ma’na lafadz Arab.
Dengan demikian, dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa hukum prosesi akad nikah yang disaksikan oleh saksi yang tidak mengerti arti secara redaksi, namun ia tau bahwa kalimat tersebut dipergunakan untuk akad nikah adalah sah. Wallahu a'lam bis shawab.
Dasar pengambilan (1) oleh Al-Ustadz Ibnu Malik:
من شروط الشاهدين السمع والبصر والنطق والضبط ومعرفة لسان العاقدين وعدم التعيين للولاية
حاشية الباجوري ج ٢ ص ١٠٢
Dasar pengambilan (2) oleh Al-Ustadz Jojo Finger-looser ItmyLife:
وشروط الصيغة كشروطها في البيع, وكونها بصريح مشتق نكاح أو تزويج ولو بغير العربية حيث فهمها العاقدان والشاهدان ولو مع القدرة على العربية.
حاشية الباجوري ج ٢ ص197
Dasar pengambilan (3) oleh Al-Ustadz Jojo Finger-looser ItmyLife:
( وصح ) النكاح ( بترجمة ) أي ترجمة أحد اللفظين بأي لغة ولو ممن يحسن العربية لكن يشترط أن يأتي بما يعده أهل تلك اللغة صريحا في لغتهم
هذا إن فهم كل كلام نفسه وكلام الآخر والشاهدان
وقال العلامة التقي السبكي في شرح المنهاج ولو تواطأ أهل قطر على لفظ في إرادة النكاح من غير صريح ترجمته لم ينعقد النكاح به
انتهى
والمراد بالترجمة ترجمة معناه اللغوي كالضم فلا ينعقد بألفاظ اشتهرت في بعض الأقطار للإنكاح كما أفتى به شيخنا المحقق الزمزمي ولو عقد القاضي النكاح بالصيغة العربية لعجمي لا يعرف معناها الأصلي بل يعرف أنها موضوعة لعقد النكاح صح كذا أفتى به شيخنا والشيخ عطية
فتح المعين - (ج 3 / ص 276)
Dasar pengambilan (3) oleh Al-Ustadz Abdulloh Salam:
قوله: ولو عقد القاضي النكاح بالصيغة العربية) أي عبر عن النكاح بالصيغة العربية لا العجمية.
وقوله لعجمي، متعلق بعقد.
وقوله لا يعرف: أي ذلك العجمي.
وقوله معناها: أي معنى الصيغة العربية، وقوله الاصلي: الذي يظهر أن المراد به اللغوي، لا الشرعي، الذي هو إنشاء الايجاب أو القبول، وإلا لما صح قوله بعد بل يعرف أنها موضوعة لعقد النكاح، لان المراد بعقد النكاح الايجاب والقبول، فإذا عرفه عرف المعنى الشرعي فحينئذ
لا يصح قوله لم يعرف معناها الاصلي - أي الشرعي – فتنبه
حاشية إعانة الطالبين - (ج 3 / ص 319)
Dasar pengambilan (4) oleh Al-Ustadz Preman Berr Tasbih:
الألفاظ غير العربية: اتفق أكثر الفقهاء على أن الأجنبي غير العربي العاجز عن النطق بالعربية يصح انعقاد زواجه بلغته التي يفهمها ويتكلم بها؛ لأن العبرة في العقود للمعاني، ولأنه عاجز عن العربية، فسقط عنه النطق بالعربية كالأخرس. وعليه أن يأتي بمعنى التزويج أو الإنكاح بلسانه، بحيث يشتمل على معنى اللفظ العربي.
الفقه الإسلامي وأدلته - (ج 9 / ص 34)
Daftar Pustaka:
- Hsyiyah al-Bajuri. II/ 102 & 197
- Fathu al-Mu’in. III/ 276
- Hasyiyah I’anah al-Thalibin. III/ 319
- Al-Fiqhu al-Islam Wa Adillatuhu. IX/ 34
MUSYAWIRIN:
Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)
MUSHAHIH:
- Al-Ustadz Brojol Gemblung
- Al-Ustadz Wes Qie
- Al-Ustadz Abdul Malik
- Al-Ustadz Ro Fie
- Al-Ustadz Moh Ilhamudin
- Al-Ustadz Imam Al-Bukhori
- Al-Ustadz Abdulloh Salam
(Link Diskusi: https://www.facebook.com/groups/MTTM1/permalink/1548228605390694/?hc_location=ufi)

Komentar
Posting Komentar