DOC-244. Hukum Wali NIkah Hadir Di Majelis Akad

 


Putra Garabs
22 Apil 2015

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته. .....
D كفايةالاحيار ada penjelasan tentang pernikahan yg berbunyi. ....
من وكل وحضر مع الآخر لم يصح نكحه. .....
Sedang yg terjadi d kalangan masyarakat setelah wali menyerahkan pada kodi, kebanyakan masih ada bersama orang lain tuk menyaksikan akad nikahnya.....
Pertanyaan....
1. Bagaimana dg kejadian d masyarakat tersebut....
2. Dan kalo memang tidak sah siapa yg menanggung dosa x, selama pasangan ttp tidak mengulangi akad. ...
3. Tolong berikan solusi yg terbaik demi menghindari hukum tersebut.....
Nb@ ini tidak termasuk seorang wali yg mewakilkan lalu jdi saksi...
Ini cuma hadir bersama orang lain yg menjadi saksi ato hnya sekedar menyaksikan.....
Smg mendapatkan jawaban yg memuaskan....

=========

JAWABAN

Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh

الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ

Apakah kehadiran wali nikah dalam majelis akad berpengaruh terhadap keafsahan akad?

     Imam Ibnu Qasim Al-Ghazi menyatakan bahwa jika seorang wali atau seorang saudara laki-laki mewakilkan terhadap seseorang dalam sebuah akad nikah dan ia (wali atau saudara) hadir di majelis akad bersama seorang yang lain untuk menjadi saksi, maka prosesi akad nikah yang dilaksanakan adalah tidak sah. Sebagaimana seorang suami yang telah mewakilkan terhadap orang lain didalam akad nikah dan ia hadir di majelis akad bersama seorang yang lain guna menjadi saksi. Maka yang demikian itu adalah tidak sah. Sebab sesungguhnya wakil adalah pengganti orang yang melaksanakan akad, bagaimana mungkin ia menjadi saksi?. Hal senada juga diulas dan dipaparkan oleh Imam Muhammad bin ‘Amr bin Ali bin Nawawi Al-Jawi;  Abu Abdul Mu’thi, Imam Taqiyuddin Al Hishni, Syaikh Muhammad Amin Al-Qurdi Al Naqsyabandiyah dan para Ulama’ Fiqh yang lain.
     Syaikh Zainuddin bin Abdul Aziz Al-Malibary juga menegaskan bahwa jika seorang bapak atau seorang saudara laki-laki yang sendirian berada di dalam majelis nikah dan hadir seorang yang lain bersamanya, maka prosesi akad nikah yang dilaksanakan tidak sah. Karena ia (bapak, saudara laki-laki) adalah wali yang melaksanakan akad. Maka ia tidak bisa menjadi saksi. Dan oleh sebab itu, jika dua orang saudara laki-laki dari tiga bersaudara menjadi saksi sedang yang satu melaksanakan akad (wali) tanpa mewakilkan terhadap salah satu dari kedua saudaranya, maka prosesi akad nikah yang dilaksanakan sah.


KESIMPULAN:


Kehadiran wali nikah didalam majelis akad adalah berpengaruh terhadap keafsahan prosesi akad nikah yang dilaksanakan dengan rincian sebagai berikut:

  • Jika kehadiran wali nikah didalam majelis akad untuk menjadi saksi, maka prosesi akad nikah yang dilaksanakan adalah tidak sah.
  • Jika kehadiran wali nikah didalam majelis akad tidak untuk menjadi saksi, maka prosesi akad nikah yang dilaksanakan adalah sah.


Maka solusi terbaik bagi wali yang ingin berada di majelis akad nikah adalah tidak berniat untuk menjadi saksi demi keafsahan prosesi akad nikah yang dilaksanakan. 
Wallahu a’lam bis shawab.



Dasar pengambilan (1) oleh  Al-Ustadz Ibnu Malik:


فلو وكل الاب او الاخ المنفرد في العقد وحضرمع اخر ليكونا شاهدين لم يصح لانه متعين للعقد فلا يكون شاهدا كما لو وكل الزوج في العقد وحضر مع اخرليكونا شاهدين فانه لايصح لان وكيله نائب عنه فكاءنه هو العاقد فكف يكون شاهدا
حاشية الباجوري على ابن قاسم الغزي - 2 – 102

Dasar pengambilan (2) oleh  Al-Ustadz Opick Syahreza:

فلو وكل الأب أو الأخ المنفرد في النكاح وحضر مع شاهد آخر لم يصح النكاح لأنه ولي عاقد فلا يكون شاهدا كالزوج ولو شهد وليان كأخوين من ثلاثة إخوة والعاقد غيرهما من بقية الأولياء صح النكاح
نهاية الزين - (ج 1 / ص 306)

Dasar pengambilan (3) oleh  Al-Ustadz Preman Berr Tasbih:

 ( فرع ) يشترط في صحة عقد النكاح حضور أربعة ولي وزوج وشاهدي عدل ويجوز أن يوكل الولي والزوج فلو وكل الولي والزوج أو أحدهما أو حضر الولي ووكيله وعقد الوكيل لم يصح النكاح لأن الوكيل نائب الولي والله أعلم قال
كفاية الأخيار - (ج 1 / ص 358)

Dasar pengambilan (4) oleh  Al-Ustadz Ibnu Hasyim Alwi:

فلو وكل الأب فى العقد وحضر مع آخر ليكونا شاهدين لم يصح لأنه متعين للعقد فلا يكون شاهدا
تنوير القلوب – ص 345

Dasar pengambilan (5) oleh  Al-Ustadz Opick Syahreza:

فلو وكل الأب أو الأخ المنفرد في النكاح وحضر مع الآخر لم يصح لأنه ولي عاقد فلا يكون شاهدا
 ومن ثم لو شهد أخوان من ثلاثة وعقد الثالث بغير وكالة من أحدهما صح وإلا فلا
فتح المعين - (ج 3 / ص 299)



Daftar Pustaka:

  1. Hasyiyah Al-Bajuri ‘Ala Ibni Qasim. II/ 102
  2. Nihayah Al-Zain. I/ 306
  3. Kifayah Al-Akhyar. I/ 358
  4. Tanwir Al-Qulub. 345
  5. Fathul Mu’in. III/ 299


=========

MUSYAWIRIN:
Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)


MUSHAHIH:

  1. Al-Ustadz Brojol Gemblung
  2. Al-Ustadz Wes Qie
  3. Al-Ustadz Abdul Malik
  4. Al-Ustadz Ro Fie
  5. Al-Ustadz Moh Ilhamudin
  6. Al-Ustadz Imam Al-Bukhori
  7. Al-Ustadz Abdulloh Salam


PERUMUS: Ibnu Malik


(Link Diskusi: https://www.facebook.com/groups/MTTM1/permalink/1614081992138688/)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DOC_142. Yang Dimaksud Perampok Dalam Untaian Kata Hikmah

DOC_99. Hukum Istri Menolak Ajakan Suami Berhubungan Intim

Hukum Mengganti Nama