DOC-269. Hukum Air Bor Dengan Biaya Pengeboran Dari Hasil Togel
Fatimah Az Zahra
14 April 2015 pukul 8:01
Assalamu'alaikum ..
Numpang tnya ustadz..
Bgmn hukumx mengalirkan air dari sumur bor,dimana dana yg dpkai bwt ngbor sumur hasil dari judi/togel..sdgkan air it sangat dbutuhkan bwt kehidupan sehari",khususx dimusim kemarau. ?
Trmksh para ustadz atas kesediaanx menjwb
=========
JAWABAN:
Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh
الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ
Bagaimanakah hukum air bor yang dana pengeboran dengan uang hasil dari togel menurut perspektif Fiqh?
Hujjah Al Islam Imam Al Ghazali menuturkan bahwa pasar-pasar yang dibangun dengan uang haram, maka hukum malakukan aktifitas perniagaan didalam pasar tersebut adalah haram dan tidak diperbolehkan menempatinya. Maka jika seorang pedagang menempatinya dan melakukan sebuah aktifitas perniagaan dengan cara-cara yang dibenarkan oleh syara’, maka aktifitas perniagaan yang dilakukan adalah tidak dihukumi haram. Hanya saja ia dianggap melakukan sebuah kema’siatan dengan menempati pasar tersebut. Dan diperbolehkan bagi orang lain untuk membeli sesuatu kepadanya. Namun jika masih terdapat pasar yang lain, maka membeli di pasar yang lain adalah lebih utama. Karena jika membeli terhadap pedagang yang berjualan di pasar yang dibangun dengan uang haram, maka hal itu merupakan bentuk pertolongan atau dukungan untuk menempatinya. Dan hal itu juga dapat menyebabkan semakin banyaknya toko atau warung yang akan dibangun di pasar tersebut. Demikian juga melakukan transaksi di pasar yang tidak dipungut pajak adalah lebih dicintai dari pada melakukan transaksi di pasar yang dipungut pajak.
Dianalogikan kepada uraian tersebut di atas, maka hukum pengeboran air dengan dana hasil dari togel adalah haram. Namun air yang dihasilkan dari pengeboran tersebut adalah halal. Namun jika terdapat sumber air yang lain yang tidak didanai dengan uang haram, maka dianjurkan untuk menggunakan air tersebut. Wallahu a’lam bis shawab.
Dasar pengambilan (1) oleh Al-Ustadz Mbah Sanidin:
مسألة الأسواق التي بنوها بالمال الحرام تحرم التجارة فيها ولا يجوز سكناها فإن سكنها تاجر واكتسب بطريق شرعي لم يحرم كسبه وكان عاصيا بسكناه وللناس أن يشتروا منهم ولكن لو وجدوا سوقا أخرى فالأولى الشراء منها فإن ذلك إعانة لسكناهم وتكثير لكراء حوانيتهم وكذلك معاملة السوق التي لا خراج لهم عليها أحب من معاملة سوق لهم عليها خراج وقد بالغ قوم حتى تحرزوا من معاملة الفلاحين وأصحاب الأراضي التي لهم عليها الخراج فإنهم ربما يصرفون ما يأخذون إلى الخراج فيحصل به الإعانة وهذا غلو في الدين وحرج على المسلمين فإن الخراج قد عم الأراضي ولا غنى بالناس عن إرتفاق الأرض ولا معنى للمنع منه ولو جاز هذا لحرم على المالك زراعة الأرض حتى لا يطلب خراجها وذلك مما يطول ويتداعى إلى حسم باب المعاش
إحياء علوم الدين - (ج٢ ص٧ ١٢
Daftar Pustaka:
- Ichya’ Ulum Al Din. II/ 127
=========
MUSYAWIRIN:
Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)
MUSHAHIH:
- Al-Ustadz Brojol Gemblung
- Al-Ustadz Wes Qie
- Al-Ustadz Abdul Malik
- Al-Ustadz Ro Fie
- Al-Ustadz Moh Ilhamudin
- Al-Ustadz Imam Al-Bukhori
- Al-Ustadz Abdulloh Salam
PERUMUS: Ibnu Malik
(Link Diskusi: https://www.facebook.com/groups/MTTM1/permalink/1610935689119985/?hc_location=ufi)

Komentar
Posting Komentar