DOC-274. Perbedaan Antara Air Kencing Anak Laki-laki Dan Anak Perempuan


Yayan Nirvana

25 Oktober 2014

Assalamu alaikum
Kenapa? Antata kencing bayi laki2 dan perempuan dibedakan cara mensucikannya. Lebih ringan laki2 hanya mnyiram sudah suci.
Kasih dalil oke

=========

JAWABAN:

Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh

الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ

Apa perbedaan antara air kencing laki-laki dan air kencing perempuan sehingga cara mensucikannya berbeda?


     Imam Taqiyuddin Al-Hishni di dalam kitabnya "Kifayah Al Akhyar" menyebutkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Tirmidzi yang menyatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memercikkan air untuk mensucikan najis dari air kencingnya anak laki-laki dan menyiram dengan air untuk mensucikan najis dari air kencingnya anak perempuan. Al-Hishni juga mengungkapkan tentang perbedaan antara keduanya (air kencing anak laki-laki dan air kencing anak perempuan) dari segi arti dengan beberapa hal yang tampak. Diantaranya ialah:

  • Sesungguhnya air kencing anak perempuan keluar dengan berpencaran. Maka butuh untuk dibasuh. Sedang air kencing anak laki-laki jatuh pada satu tempat.
  • Sesungguhnya air kencing anak perempuan tebal yang berwarna kuning dengan aroma yang lebih pesing. Berbeda dengan air kencing anak laki-laki.

     Imam Ibnu Qasim Al-Ghazi juga menambahkan bahwa perbedaan antara keduanya (air kencing anak laki-laki dan air kencing anak perempuan) adalah sebagai berikut:

  • Sesungguhnya air kencing anak laki-laki lebih tipis atau lebih halus dari pada air kencing anak perempuan.
  • Persatuan tempat yang terkena air kencing anak laki-laki lebih banyak dari pada persatuan tempat yang terkena air kencing anak perempuan. Maka air kencing anak laki-laki dihukumi najis ringan namun tidak dengan air kencing anak perempuan.
  • Penciptaan air kencing anak laki-laki dari air dan tanah. Sedang penciptaan air kencing anak perempuan dari daging dan darah. Sebab sesungguhnya Chawa’ tercipta dari tulang rusu’ Nabi Adam.
  • Mencapainya usia baligh anak laki-laki hanya dengan sesuatu yang cair dan suci. Yaitu sperma. Demikian juga dengan anak perempuan ditambah dengan sesuatu yang cair yang najis. Yaitu darah haidl.

     Itulah diantara perbedaan antara air kencing anak laki-laki dan air kencing anak perempuan sehingga cara mensucikannya pun berbeda. Wallahu a’lam bis shawab.


Dasar pengambilan (1) oleh Al-Ustadz Jojo Finger-looser ItmyLife:


وَفِي رِوَايَة
(ينضح من بَوْل الْغُلَام ويرش من بَوْل الْجَارِيَة) وَفرق بَينهمَا من جِهَة الْمَعْنى بِوُجُوه مِنْهَا أَن بَوْل الْجَارِيَة يترشش فاحتيج فِيهِ إِلَى الْغسْل بِخِلَاف بَوْل الصَّبِي فَإِنَّهُ يَقع فِي مَحل وَاحِد وَمِنْهَا أَن بَوْل الْجَارِيَة ثخين أصفر منتن يلصق بِالْمحل بِخِلَاف بَوْل الصَّبِي
كفاية الأخيار في حل غاية الاختصار (ص: 68)

Dasar pengambilan (2) oleh Al-Ustadz Jojo Finger-looser ItmyLife:

والفرق بينهما ان بول الصبي ارق من بول الصبية و الائتلاف بمحله اكثر من الائتلاف بمحلها فخفف فيه دونها وايضا اصل خلقه من ماء وطين واصل خلقها من لحم ودم فان حواء خلقت من ضلع ادم القصير وايضا بلوغ الصبي بمائع طاهر وهو المني فقط وبلوغها بذالك وبمائع نجس وهو الحيض
الباجوري ج ١ ص ١٠٦-١٠٧

Dasar pengambilan (3) oleh Al-Ustadz Abdulloh Salam:

وَرُوِيَ عَنْ أُمِّ قَيْسٍ بِنْتِ مِحْصَنٍ أَنَّهَا جَاءَتْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِطِفْلٍ لَهَا لِيُحَنِّكَهُ فَبَالَ فِي حِجْرِهِ فَنَضَحَ عَلَيْهِ الْمَاءَ فَثَبَتَتْ سُنَّةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَوْلًا ، وَفِعْلًا بِصِحَّةِ مَا ذَكَرْنَاهُ مِنْ جَوَازِ الرَّشِّ عَلَى بَوْلِ الصَّبِيِّ مَا لَمْ يَأْكُلِ الطَّعَامَ ، وَغَسْلِ بَوْلِ الصَّبِيَّةِ قَبْلَ الطَّعَامِ ، وَبَعْدَهُ ، ثُمَّ الْفَرْقُ بَيْنَهُمَا فِي الْمَعْنَى مِنْ وَجْهَيْنِ : أَحَدُهُمَا : أَنَّ بَوْلَ الْجَارِيَةِ أَحَرُّ مِنْ بَوْلِ الْغُلَامِ ، وَمَنِيَّ الْغُلَامِ أَحَرُّ مِنْ مَنِيِّ الْمَرْأَةِ عَلَى مَا تَعَارَفَهُ النَّاسُ فِي غَالِبِ الْعَادَةِ ، فَمِنْ هَذَا الْوَجْهِ خَفَّ الْحُكْمُ فِي بَوْلِ الْغُلَامِ ، وَغَلُظَ فِي بَوْلِ الْجَارِيَةِ . وَالثَّانِي : أَنَّهُ لَمَّا جَازَ بُلُوغُ الْغُلَامِ بِمَائِعٍ طَاهِرٍ ، وَهُوَ الْمَنِيُّ ، وَبُلُوغُ الْجَارِيَةِ بِمَائِعٍ نَجِسٍ وَهُوَ الْحَيْضُ جَازَ أَنْ يَفْتَرِقَا فِي حُكْمِ طَهَارَةِ الْبَوْلِ عَلَى أَنَّ الْغُلَامَ كَثِيرًا مَا يَتَدَاوَلُهُ النَّاسُ ، فَكَانَ حُكْمُ بِوْلِهِ أَخَفَّ ، فَإِنْ قِيلَ : فَمَا مَعْنَى قَوْلِ الشَّافِعِيِّ : " وَلَا يَبِينُ لِي فَرْقٌ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الصَّبِيَّةِ " ، وَقَدْ فَرَّقْتُمْ بَيْنَهُمَا ، قِيلَ : يَحْتَمِلُ أَمْرَيْنِ : أَحَدُهُمَا : أَنَّ السُّنَّةَ قَدْ فَرَّقَتْ بَيْنَهُمَا ، وَلَا يَبِينُ لِي مَعْنَى الْفَرْقِ بَيْنَهُمَا مِنْ طَرِيقِ السُّنَّةِ . وَالثَّانِي : أَنَّ فَرْقَ الْمُشَاهَدَةِ بَيْنَهُمَا فِي كَوْنِ بَوْلِ الصَّبِيِّ أَبْيَضَ غَيْرَ مُتَغَيِّرٍ ، وَبَوْلِ الصَّبِيَّةِ بِضِدِّهِ لَا يَبِينُ لِي الْمَعْنَى فِيهِ
الحاوي في فقه الشافعي - (ج 2 / ص 249)



Daftar Pustaka:

  1. Kifayah Al-Akhyar. 68
  2. Al-Bajuri. I/ 106-107
  3. Al-Hawi Fi Fiqh Al-Syafi’i. II/ 249

=========

MUSYAWIRIN:
Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)

MUSHAHIH:

  1. Al-Ustadz Brojol Gemblung
  2. Al-Ustadz Wes Qie
  3. Al-Ustadz Abdul Malik
  4. Al-Ustadz Ro Fie
  5. Al-Ustadz Moh Ilhamudin
  6. Al-Ustadz Imam Al-Bukhori
  7. Al-Ustadz Abdulloh Salam
PERUMUS dan EDITOR:
I. Al-Ustadz Ibnu Malik
II. Al-Ustadzah Naumy Syarif

(Link Diskusi: https://www.facebook.com/groups/MTTM1/permalink/1549786501901571/?hc_location=ufi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DOC_142. Yang Dimaksud Perampok Dalam Untaian Kata Hikmah

DOC_99. Hukum Istri Menolak Ajakan Suami Berhubungan Intim

Hukum Mengganti Nama