DOC-279. Hukum Menggunakan Sepatu Hak Tinggi
Singkong'van Jhava
27 Mei 2015
assalamu'alaikum wr,wb
Pertanyaan titipan
..
sya mau tanya..kepada sahabat MTTM mnggunakn sandal yg hak tinggi hukum nya gmn? mohon pnjelasanya.. tmksh
=========
JAWABAN:
Wa’alaikum salam wa rahmatullah wa barakatuh
الْحَمْدُ للهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ
Bagaimanakah hukum menggunakan sepatu atau sandal hak tinggi menurut perspektif Fiqh?
Imam Abu Zakariya Muhyiddin Yahya bin Syaraf Al-Nawawi yang lebih populer dengan sebutan Imam Nawawi di dalam kitabnya "Syarh Muslim" menyatakan bahwa wanita yang berpostur pendek lalu menggunakan sandal yang terbuat dari kayu kemudian ia berjalan diantara dua wanita yang berpostur tinggi, ia pun menjadi tidak mudah dikenali. Maka hukumnya di dalam syari'at kita adalah sesungguhnya jika ia memiliki maksud dan tujuan yang dibenarkan oleh syara' seperti menutupi diri agar tidak mudah dikenali demi menghindari hal-hal yang menyakitkan atau lain sebagainya, maka hal itu tidaklah berbahaya (boleh). Namun jika bermaksud sombong dan congkak atau bertujuan untuk menyerupai dan menandingi wanita-wanita yang berpostur sempurna untuk mempedaya laki-laki atau yang lain, maka hukumnya adalah haram. Pernyataan ini juga dikutip oleh Imam Muhammad bin Musa bin Isa bin Ali Al-Dumairi; Abu Al-Baqa’; Kamaluddin Al-Syafi’i didalam kitabnya "Hayatu Al-Hayawan Al-Kubra".
KESIMPULAN:
Berdasar uraian tersebut diatas, dapat diketahui secara pasti bahwa hukum menggunakan sepatu atau sandal hak tinggi adalah diperinci sebagai berikut:
- Jika bermaksud dan memiliki tujuan yang dibenarkan oleh syara’(seperti contoh tersebut diatas), maka hukumnya boleh.
- Jika bermaksud dan memiliki tujuan yang tidak dibenarkan oleh syara’(seperti contoh tersebut diatas), maka hukumnya tidak boleh (haram). Wallahu a’alm bis shawab.
Dasar pengambilan (1) oleh Al-Ustadz Ibnu Malik:
وأما اتخاذ المرأة القصيرة رجلين من خشب حتى مشت بين الطويلتين فلم تعرف فحكمه في شرعنا أنها ان قصدت به مقصودا صحيحا شرعيا بأن قصدت ستر نفسها لئلا تعرف فتقصد بالأذى أو نحو ذلك فلا بأس به وان قصدت به التعاظم أو التشبه بالكاملات تزويرا على الرجال وغيرهم فهو حرام
شرح النووي على مسلم - (ج 15 / ص 9)
Dasar pengambilan (2) oleh Al-Ustadz Wes Qie:
قال: وأما اتخاذ المرأة القصيرة رجلين من خشب حتى مشت بين الطويلتين، فلم تعرف فحكمه في شرعنا أنها إن قصدت به مقصودا شرعيا لتستر نفسها لئلا تعرف فتقصد بالأذى ونحو ذلك فلا بأس به. وإن قصدت به التعاظم أو التشبه بالكاملات، وتزويرا على الرجال وغيرهم، فهو حرام.
حياة الحيوان الكبرى (2/ 144)
Daftar Pustaka:
- Syarah Al-Nawawi Ala Muslim. XV/ 9
- Chayatu Al-Hayawan Al-Kubra. II/ 144
=========
MUSYAWIRIN:
Member Group Majlis Ta'lim Tanah Merah (MTTM)
MUSHAHIH:
- Al-Ustadz Brojol Gemblung
- Al-Ustadz Wes Qie
- Al-Ustadz Abdul Malik
- Al-Ustadz Ro Fie
- Al-Ustadz Moh Ilhamudin
- Al-Ustadz Imam Al-Bukhori
- Al-Ustadz Abdulloh Salam
I. Al-Ustadz Ibnu Malik
II. Al-Ustadzah Naumy Syarif
(Link Diskusi: https://www.facebook.com/groups/MTTM1/permalink/1626308604249360/)

Komentar
Posting Komentar